Berita Terkini

Pendidikan Pemilih Berkelanjutan melalui Program "Pemilih Pemula Cerdas"

Jumat, 24 April 2026 - KPU Kabupaten Sumbawa Barat melaksanakan kegiatan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan melalui program “Pemilih Pemula Cerdas”. Kegiatan ini dikemas dengan menjadi narasumber dalam agenda Iman dan Taqwa (IMTAQ) di sejumlah sekolah, yakni SMKN 1 Taliwang, SMAN 2 Taliwang, MAN 1 Sumbawa Barat, serta SMAN 1 Brang Rea. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar kepada para pelajar mengenai pentingnya partisipasi dalam pemilu. Dalam penyampaiannya, materi disajikan secara ringan dan mudah dipahami dengan mengangkat tema “Membangun Demokrasi yang Berakhlak menuju Pemilih Pemula Cerdas.” Selain itu, disinggung pula praktik demokrasi pada masa Rasulullah sebagai refleksi nilai-nilai kejujuran dan keadilan dalam memilih pemimpin. Ditekankan bahwa kecerdasan masyarakat dalam menentukan pilihan menjadi kunci utama untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan berintegritas. Melalui program ini, diharapkan para pelajar tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga berpotensi menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan jujur di masa depan. Dalam sesi interaktif, narasumber juga berdialog dengan para siswa terkait berbagai aspek pemilu, termasuk bahaya kampanye hitam serta tahapan pelaksanaan Pilkatos (Pemilihan Ketua OSIS). Dijelaskan secara runtut proses Pilkatos, mulai dari penjaringan calon, penyampaian visi dan misi, masa kampanye, hingga memasuki masa tenang. Selanjutnya, siswa juga diberikan pemahaman mengenai mekanisme hari pemungutan suara, proses penghitungan, hingga rekapitulasi hasil pemilihan. Penekanan khusus diberikan pada pentingnya menjaga asas kerahasiaan dalam pemilu sebagai bagian dari prinsip demokrasi yang jujur dan adil. Selain itu, disampaikan pula konsekuensi serta sanksi bagi pihak yang melakukan kampanye hitam, agar seluruh proses pemilihan dapat berjalan secara tertib, transparan, dan berintegritas. #PemilihPemulaCerda #HumasKPUKSB #KPUMelayani

Evaluasi Pelaksanaan WFH pada Sekretariat KPU Kabupaten Sumbawa Barat

Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar rapat internal dalam rangka evaluasi pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) yang diberlakukan setiap hari Jumat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memastikan efektivitas kinerja pegawai serta menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal meskipun bekerja dari lokasi yang berbeda. Rapat yang berlangsung di lingkungan kantor Sekretariat KPU Kabupaten Sumbawa Barat tersebut dihadiri oleh seluruh pejabat struktural dan staf terkait. Dalam kegiatan evaluasi, pelaksanaan WFH dibahas secara menyeluruh, mulai dari tingkat kehadiran, produktivitas kerja, hingga kendala teknis yang dihadapi selama pelaksanaan kebijakan tersebut. Kepala Subbagian KPU Kabupaten Sumbawa Barat dalam arahannya menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab seluruh pegawai dalam menjalankan tugas, baik saat bekerja dari kantor maupun dari rumah,  juga disampaikan bahwa kebijakan WFH merupakan bagian dari upaya penyesuaian pola kerja yang lebih fleksibel, namun tetap harus diimbangi dengan capaian kinerja yang terukur. Selain itu, rapat ini juga menjadi wadah untuk menyerap masukan dari para pegawai terkait efektivitas sistem kerja yang telah berjalan. Beberapa peserta menyampaikan perlunya peningkatan koordinasi serta pemanfaatan teknologi komunikasi guna mendukung kelancaran pekerjaan selama WFH. #HumasKPUKSB #KPUMelayani

Rapat Internal Rutin Sekretariat KPU Kabupaten Sumbawa Barat

KPU Kabupaten Sumbawa Barat melaksanakan rapat internal dalam rangka membahas pelaksanaan kegiatan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di Aula Kantor KPU Kabupaten Sumbawa Barat. Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan sekretariat sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Dalam forum ini, dibahas secara mendalam langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan untuk memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Selain itu, rapat juga mengagendakan pembahasan terkait Surat Rekomendasi Sekretaris Jenderal Republik Indonesia mengenai hasil evaluasi Zona Integritas menuju WBK/WBBM Tahun 2025. Rekomendasi tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi KPU Kabupaten Sumbawa Barat dalam melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja ke depan. #HumasKPUKSB #KPUMelayani

Ketua KPU Kabupaten Sumbawa Barat mengikuti Apel Syukur Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di Komplek Kemutar Telu Center (KTC)

Momentum Apel Syukur: Mengingat Sejarah Demokrasi di Kabupaten Sumbawa Oleh: Herman Jayadi, S.AP (Ketua KPU KSB) Apel syukur yang dilaksanakan setiap akhir bulan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bukan sekadar kegiatan seremonial rutin. Lebih dari itu, apel ini merupakan momentum penting untuk mengenang sejarah terbentuknya Kabupaten Sumbawa Barat sebagai sebuah daerah otonom yang berdiri melalui proses panjang dan penuh perjuangan. Namun demikian, makna apel syukur tidak boleh berhenti pada aspek historis semata. Di balik terbentuknya Kabupaten Sumbawa Barat, terdapat nilai yang jauh lebih mendasar, yaitu proses demokrasi. Lahirnya daerah ini merupakan hasil dari kehendak masyarakat yang disalurkan melalui mekanisme demokratis, yang mencerminkan kesadaran kolektif akan pentingnya partisipasi dalam menentukan arah pemerintahan. Berbicara tentang memilih pemimpin sejatinya adalah berbicara tentang penguatan pola pikir masyarakat terhadap arti penting demokrasi. Demokrasi bukanlah sesuatu yang hadir dengan sendirinya, melainkan dibangun melalui kesadaran, partisipasi, dan komitmen bersama untuk menjunjung tinggi prinsip keadilan, keterbukaan, dan keterwakilan. Dalam konteks ini, demokrasi berfungsi sebagai aturan main yang menjadi landasan dalam menentukan arah pembangunan dan kepemimpinan, sekaligus sebagai bingkai yang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, apel syukur seharusnya juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk terus merawat nilai-nilai demokrasi tersebut. Dengan demikian, apel syukur bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang memperkuat komitmen di masa kini dan masa depan—bahwa Kabupaten Sumbawa Barat akan terus dibangun di atas fondasi demokrasi yang kokoh, partisipatif, dan berkeadilan.   #HumasKPUKSB #KPUMelayani

🔊 Putar Suara